Surabaya – Dalam upaya mengembangkan usaha dan memenuhi kebutuhan santri serta masyarakat sekitar, Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya melakukan tasyakuran dan doa bersama dalam rangka meresmikan Jicha Mart yang sebelumnya berbentuk koperasi, menjadi Toko Alhamdulillah Mart pada Rabu, (21/10/2026). Kegiatan tersebut bertempat di teras Alhamdulillah Mart, Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya.
Kegiatan ini turut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Al-Jihad Surabaya, Romo KH. Much. Imam Chambali, Ummi Hj. Luluk Chumaidah Chambali, S.H., S.Pd.I., Abah H. Nashir, S.E. selaku Ketua Yayasan Al-Jihad, Direktur Dana Sosial Al-Jihad Dr. KH. M. Sukron Djazilan Badri, M. Ag., M.Pd., pengurus yayasan, pengurus santri, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa oleh Abah KH. Much Imam Chambali. Dalam doanya, beliau memohon keberkahan ilmu, rezeki, dan kelancaran segala urusan. Beliau juga mendoakan agar barang-barang yang dijual di Toko Alhamdulillah Mart memberikan manfaat dan keberkahan bagi pembeli. ”Semoga kita semua diberi barokah ilmu, rezeki, di segala urusannya. Dan barang-barang yang dijual bisa memberi manfaat dan barokah bagi pembeli,” tutur beliau. Rangkaian tasyakuran dilanjutkan dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, Surah Al-Fath ayat pertama sebanyak tujuh kali, Surah Al-Kautsar tiga kali, Surah Al-Qadr, dan Ayat Kursi.
Dilanjut dengan prosesi peresmian yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Abah Nashir, yang kemudian diberikan kepada Abah Agus. Prosesi tersebut diiringi lantunan salawat yang dibaca bersama-sama oleh para hadirin, menciptakan suasana khidmat dan penuh rasa syukur.
Dalam penyampaiannya, Abah Imam menekankan pentingnya keyakinan dan kedisiplinan dalam mengembangkan usaha. Beliau mengingatkan agar seluruh pengurus Alhamdulillah Mart yakin bahwa usaha yang dijalankan dapat berkembang, disertai ikhtiar dan tanggung jawab dalam bekerja. Beliau juga mengingatkan agar Alhamdulillah Mart tutup sementara ketika waktu salat tiba, karena menjaga salat jamaah menjadi salah satu prinsip yang diutamakan dalam menjalankan usaha di lingkungan pondok pesantren. “Sing gelem ngopeni salat, insyaallah bakal diopeni gusti Allah. Kerono, wong gagal iku mergo males lan kurang disiplin,” tutur beliau.
Alhamdulillah Mart dijadwalkan beroperasi pukul 08.00-16.30 WIB dengan mengupayakan ketersediaan barang yang beragam, lengkap, dan harga lebih terjangkau dibandingkan toko-toko di luar, sehingga dapat memenuhi kebutuhan santri sekaligus menarik minat masyarakat sekitar. Setelah persiapan selesai, informasi mengenai toko akan disampaikan kepada jamaah pengajian ibu-ibu pada hari Ahad. Abah Imam juga berharap Alhamdulillah Mart dapat membuka cabang di berbagai daerah apabila toko pusat berjalan lancar, dengan fasilitas yang memadai agar usaha ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Kegiatan peresmian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Abah Syukron, kemudian dilanjutkan dengan makan tumpeng bersama. Melalui peresmian ini, Toko Alhamdulillah Mart diharapkan menjadi usaha yang membawa keberkahan dan memberikan manfaat bagi umat.
















