BPRS Annisa Mukti Gelar Literasi Edukasi Keuangan, Ajak Peserta Rencanakan Masa Depan

Surabaya — PT. BPR Syariah Annisa Mukti menyelenggarakan kegiatan Literasi Edukasi Keuangan bertema “Strategi Keuangan untuk Mewujudkan Impian” dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan dan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (09/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan bagi Konsumen dan Masyarakat.

Kegiatan diawali dengan sambutan Khaerul Hamdani, S.Kom., selaku Direktur Utama PT. BPR Syariah Annisa Mukti. Beliau menyampaikan terima kasih atas kesempatan penyelenggaraan kegiatan serta apresiasi kepada anggota DASA yang hadir. Beliau juga menekankan pentingnya edukasi perencanaan keuangan sejak dini sebagai bekal dalam mengelola keuangan secara bijak.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. H. M. Syukron Djazilan, M.Pd.I., selaku Dewan Pengawas Syariah BPRS Annisa Mukti. Beliau menyampaikan apresiasi kepada tim penyelenggara dan berharap PT. BPR Syariah Annisa Mukti terus berkembang dalam mendukung perekonomian umat. Beliau turut menjelaskan pentingnya penerapan prinsip syariah dalam kegiatan perbankan, termasuk mempertimbangkan kelayakan serta dampak suatu usaha sebelum memberikan pembiayaan.

Materi edukasi disampaikan oleh Dita, Syifa, dan Faiz. Pembahasan meliputi penentuan tujuan keuangan, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, pembedaan kebutuhan dan keinginan, pengelolaan pinjaman, persiapan dana darurat, investasi, serta perencanaan dana pensiun. Peserta juga memperoleh pemahaman tentang pentingnya komunikasi keuangan sebelum menikah, pengelolaan keuangan keluarga, dan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.

Dalam pemaparannya, pemateri mengingatkan bahwa perencanaan keuangan tidak hanya berkaitan dengan penghasilan, tetapi juga kesiapan menghadapi kebutuhan dan risiko pada masa mendatang. Salah satu pesan yang disampaikan ialah, “Menikah bukan hanya mempersiapkan pesta, tetapi mempersiapkan kehidupan setelah pesta.” Pesan ini menegaskan pentingnya kesiapan finansial dalam membangun rumah tangga.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan post-test dan sesi tanya jawab. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Melalui edukasi ini, peserta diharapkan mampu menerapkan kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih terencana, disiplin, dan bertanggung jawab. Semangat tersebut terangkum dalam jargon kegiatan, “Dari Impian Menjadi Tujuan, dari Rencana Menjadi Realita.”

Bagikan

INFORMASI TERBARU LAINNYA