Surabaya – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Surabaya menggelar Pengukuhan Pengurus IPHI Kota Surabaya, MTP, AMHI, dan IPHI Kecamatan Periode 2026–2030 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Twin Tower UPN Veteran Jawa Timur, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua IPHI Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Romo Yai Much. Imam Chambali, jajaran pengurus IPHI, tokoh masyarakat, serta unsur akademisi UPN Veteran Jawa Timur. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya sinergi antara organisasi haji, pemerintah, dan dunia pendidikan dalam membina jamaah haji pasca ibadah.
Rangkaian acara diawali dengan pra acara yang menghadirkan penampilan Grup Shalawat Riqqul Habib dari Pondok Pesantren Al-Jihad Surabaya dan Qashidah Mecca Nada dari MTP Surabaya. Memasuki pembukaan awal, kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan mahallul qiyam serta mau’idhoh hasanah oleh Romo Yai Much. Imam Chambali yang menekankan pentingnya menjaga kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, acara berlanjut pada pembukaan resmi, diawali dengan penghormatan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IPHI oleh Al-Jihad Voice, hingga pembacaan Surat Keputusan (SK).
Puncak acara ditandai dengan prosesi pengukuhan pengurus IPHI Kota Surabaya, MTP, AMHI, dan IPHI Kecamatan, yang dipimpin langsung oleh Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Emil mengapresiasi keaktifan IPHI Surabaya serta menegaskan pentingnya menjaga semangat haji mabrur sepanjang hayat melalui kebersamaan dan kontribusi sosial. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga agar potensi besar para alumni haji dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sambutan turut disampaikan oleh Ketua IPHI Kota Surabaya, Dr. KH. M. Syukron Djazilan, S.Ag., M.Pd., yang menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk memperkuat pembinaan jamaah haji hingga tingkat kecamatan. Peran Al-Jihad tampak dominan dalam keseluruhan rangkaian acara, mulai dari penampilan shalawat, paduan suara, hingga para pengurus Al-Jihad yang turut memberikan sumbangsih terhadap kesuksesan acara ini.
Di sisi lain, UPN Veteran Jawa Timur sebagai lokasi penyelenggaraan menunjukkan dukungan dunia akademik terhadap kegiatan keumatan, sementara kehadiran pemerintah melalui Wakil Gubernur Jawa Timur mempertegas komitmen dalam pembinaan jamaah haji sebagai bagian dari pembangunan sosial.
Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dilaksanakan di akhir acara sebagai langkah strategis dalam merumuskan program kerja IPHI ke depan. Melalui kegiatan ini, IPHI Surabaya menegaskan bahwa haji bukan sekadar ibadah ritual, tetapi juga amanah sosial yang harus terus dijaga.
















