PONDOK PESANTREN AL-JIHAD JADI LOKASI STRATEGIS SOSIALISASI MBG, EMPAT PILAR, DAN HALAL BIHALAL BERSAMA MASYARAKAT

Surabaya – Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya kembali menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan melalui penyelenggaraan sosialisasi dalam rangka mendukung program mitra kerja komisi IX DPR RI tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Pondok Al-Jihad Surabaya pada Ahad, (19/04/2026) ini merupakan rangkaian sosialisasi Empat Pilar (Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika), program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Halal Bihalal.

Kegiatan ini turut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Al-Jihad Surabaya, Romo KH. Much. Imam Chambali; Direktur Dana Sosial Al-Jihad Surabaya Dr. KH. M. Syukron Djazilan Badri, M.Ag., M.Pd.; Dr. Hj. Arzeti Bilbina, S.E., M.A.P. selaku Anggota Komisi IX DPR RI; Imam Bachtiar Farianto, S. Sos., M. selaku tenaga Ahli Direktorat Kerja Sama Kemitraan Badan Gizi Nasional; serta Dr. Siti Rahayu Nadhiroh, S.KM, M. selaku dosen Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, beserta para tamu undangan dari berbagai lapisan masyarakat.

Menjelang waktu Maghrib, halaman pondok mulai dipadati oleh para tamu undangan yang hadir untuk melakukan registrasi. Selanjutnya, setelah pelaksanaan salat Isya, rangkaian acara resmi dibuka oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana semakin khidmat saat rangkaian acara dimulai dengan sambutan dan pembacaan basmalah oleh Dr. Hj. Arzeti Bilbina, S.E., M.A.P., yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Dalam sambutannya, beliau secara khusus menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada pengasuh Pondok Pesantren Al-Jihad atas peran besar mereka dalam membina umat serta memfasilitasi kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengucapan jargon, “Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Indonesia” yang diikuti seluruh tamu undangan.

Pondok Pesantren Al-Jihad tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat melalui dukungan program MBG untuk pemenuhan gizi anak, lansia, dan ibu hamil, sekaligus mendorong perekonomian sekitar. Atas dasar itu, Ibu Arzeti memilih Pondok Al-Jihad sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, “Pondok ini dikenal sebagai salah satu pondok yang banyak diminati dan memiliki kualitas yang baik. Terlihat dari fasilitas yang memadai serta pembinaan santri yang baik. Karena itu, Badan Gizi Nasional menekankan pentingnya pemenuhan gizi bagi santri sebagai langkah awal mencetak generasi emas, agar mereka tumbuh sehat secara fisik dan mental.”

Selanjutnya, pada sesi inti, Bapak Imam Bachtiar menyampaikan sosialisasi terkait program MBG, sementara Ibu Siti Rahayu Nadhiroh memberikan pemaparan mengenai pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memberikan kesan yang dalam bagi santri. Ketua Pondok Putri, Zahratul Fitri mengaku mendapatkan motivasi dari kegiatan tersebut. Ia menyampaikan “Menjaga pola makan yang sehat dan kebersihan diri itu penting supaya tetap sehat, bisa belajar dengan baik, dan tumbuh menjadi generasi yang lebih baik.” jelasnya.

Kegiatan semakin bermakna dengan adanya sosialisasi Empat Pilar MPR RI dan pembahasan Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Puncak acara diisi dengan Halal Bihalal yang disertai mauidhoh hasanah oleh Abah Imam. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga ukhuwah, memperkuat nilai keimanan, serta membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.  Karena, “Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bisa memberi manfaat kepada manusia yang lain.” tuturnya. Beliau juga mendoakan agar ikhtiar yang dilakukan Ibu Arzeti dapat membawa manfaat bagi seluruh bangsa Indonesia.

Rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Abah Syukron, menambah suasana khusyuk sekaligus menjadi penutup yang penuh makna. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan saling bersalaman antara seluruh tamu undangan bersama para pengasuh pondok dalam rangka Halal Bihalal.

Kegiatan ini menegaskan peran strategis Pondok Pesantren Al-Jihad sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi, serta mencetak generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing. (Nafisah/Rindu)

Bagikan

INFORMASI TERBARU LAINNYA