Surabaya – Tradisi bakti sosial (baksos) kembali digelar dalam rangka peringatan milad ke-28 Pondok Pesantren Al-Jihad Surabaya. Kegiatan yang berlangsung di halaman Pondok Al-Jihad Surabaya pada Ahad, (19/04/2026) pukul 06.00 WIB ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Sejak milad ke-15, baksos telah menjadi agenda rutin yang terus dijaga keberlangsungannya oleh keluarga besar Al-Jihad.
Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Yayasan Al-Jihad, Abah H. Moh. Nashir. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih atas dorongan dari Abah Imam yang menginspirasi kegiatan ini. Beliau juga berharap para penerima bantuan suatu saat dapat menjadi pihak yang memberi. “Mudah-mudahan tahun ini bapak/ibu yang menerima bingkisan, ke depan bisa menjadi pihak yang memberi bingkisan, dan tentunya semoga tahun depan lebih baik dari tahun ini,” ujarnya penuh harap.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Jihad, Abah H. Much. Imam Chambali. Dalam pesannya, beliau mengingatkan pentingnya menolong agama Allah sebagai bagian dari perjuangan hidup. “Salah satu cara memperjuangkan Islam adalah dengan menolong agama Allah. Jika kita menolong agama Allah, maka hidup kita juga akan ditolong oleh Allah.” tuturnya. Beliau juga menambahkan pesan agar selalu ikhlas dalam berkhidmah tanpa mengharap balasan, serta menekankan untuk tidak perlu khawatir akan kesuksesan selama istiqamah dalam mengabdi.
Paket bakti sosial nantinya akan disalurkan kepada jamaah ibu-ibu pengajian sebanyak 300 paket, serta warga sekitar pondok sebanyak 10 paket. Selain itu, bantuan juga didistribusikan ke berbagai cabang Pondok Al-Jihad, di antaranya Pondok Al-Jihadul Chakim Gondang Mojokerto dan Masjid Djariyah Al-Jihad Pacet Mojokerto masing-masing sebanyak 100 paket, Al-Jihad 3 Madiun sebanyak 100 paket, Pondok Al-Jihad 4 Ngawi sebanyak 65 paket, Pondok Al-Jihad 6 Blora sebanyak 75 paket, serta Al-Jihad Benjeng Gresik sebanyak 50 paket.
Secara teknis, penyaluran baksos diawali dengan kerja sama antara pengurus yayasan dan tokoh masyarakat setempat untuk mendata calon penerima. Warga yang terpilih kemudian diberikan kupon sebagai syarat pengambilan bantuan. Penerima bantuan meliputi jamaah pengajian Ahad sore dan masyarakat sekitar pondok, dengan kriteria seperti berpenghasilan rendah, janda, dan lansia. Setiap paket berisi tiga stel pakaian layak pakai, tiga kilogram beras, serta lima bungkus mie instan.
Kegiatan juga dirangkai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Ummi Hj. Luluk Chumaidah yang kemudian diberikan kepada Salsabila selaku Wakil Ketua Santri Putri. Sementara itu, tumpeng lainnya dipotong oleh Abah Sumali dan diberikan kepada Wakil Ketua Santri Putra, Tubagus Sholahuddin. Sebagai simbolis, penyerahan bantuan dilakukan oleh Abah KH. Syukron Jazilan kepada salah satu penerima, Ibu Ira.
Antusiasme masyarakat tampak begitu tinggi dalam kegiatan ini, banyak warga mengaku bersyukur karena baksos kembali diselenggarakan. Melalui kegiatan ini, Yayasan Al-Jihad Surabaya berharap doa dan kebaikan seluruh keluarga besar Al-Jihad dapat diterima oleh Allah Swt. Pihak yayasan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah berkontribusi, dengan harapan seluruh amal baik yang diberikan mendapatkan balasan terbaik dari Allah Swt. aamiin..
















