Surabaya – Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya kembali menggelar kegiatan tasyakuran haji yang dirangkaikan dengan hiburan bersama Grup Musik Al-Disa dan penyanyi Lilin Herlina. Kegiatan yang diselenggarakan di halaman Pondok Al-Jihad pada Kamis, (23/04/2026) tersebut dihadiri oleh para santri, pengurus, serta masyarakat sekitar, dengan suasana yang berlangsung hangat dan meriah.
Acara secara resmi di buka oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Jihad, Abah H. Much. Imam Chambali. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada pengurus yayasan dan seluruh hadirin yang telah berkenan hadir, serta menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tasyakuran atas keberangkatan jamaah haji, seraya mendoakan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan mereka, serta berharap para hadirin dapat menyusul menunaikan ibadah haji di kemudian hari. “Hari ini, kita bersyukur dan senantiasa mengingat bahwa semua nikmat terjadi atas anugerah Allah Swt.” ungkap beliau.
Beliau juga menjelaskan bahwa jamaah haji yang akan berangkat berjumlah sekitar 312 orang, termasuk beliau sendiri, Abah KH. Syukron Jazilan, Ustaz Ali Zainal, serta Ustaz Yahya Aziz beserta istri. Untuk menghargai jasa para pendahulu, acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil, yang di pimpin Abah Sumali. Di sela tawassul, beliau berdoa, “Semoga, seluruh hajat Al-Jihad senantiasa di kabulkan oleh Allah, serta diberikan kelancaran dan keselamatan dunia akhirat,” ujarnya penuh harap. Tahlil berlangsung khusyuk dan diikuti seluruh hadirin. Usai pembacaan tahlil, acara dilanjutkan dengan doa penutup yang dibacakan oleh Abah KH. Syukron Jazilan selaku Direktur Dana Sosial Al-Jihad Surabaya.
Sambutan atas nama keluarga juga disampaikan oleh putra Abah Imam, Gus Abazzi, yang menyampaikan pesannya secara daring dari Mesir. Dalam sambutannya, ia mengucapkan, “Selamat melaksanakan ibadah haji bagi para jamaah, dan minta doa agar senantiasa diberi kelancaran serta dijauhkan dari segala bala dan musibah.” tuturnya. Ia juga berpesan kepada para santri agar senantiasa menjaga nama baik pondok selama para pengasuh menjalankan ibadah haji. Di akhir sambutannya, Gus Abazzi mendoakan agar seluruh pengurus dan santri selalu diberikan kesehatan.
Acara selanjutnya diisi dengan penampilan Grup Musik Al-Disa dan penyanyi Lilin Herlina yang turut memeriahkan suasana melalui lagu-lagu populer yang mampu membangkitkan antusiasme para hadirin, khususnya santri yang ikut bernyanyi dengan penuh semangat. Di sela-sela kegiatan, panitia juga membagikan berbagai doorprize, antara lain mukena, setrika, dan magic com, serta 17 doorprize tambahan berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp100.000 dari Abah Imam dengan total Rp1.700.000, di mana angka 17 tersebut dipilih sebagai simbol jumlah rakaat salat fardu dalam sehari. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dan ditutup dengan sesi salaman yang dilakukan secara bergantian sebagai bentuk kebersamaan dan silaturahmi.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Al-Jihad tidak hanya menjadi pusat pembinaan keagamaan, tetapi juga ruang kebersamaan yang menghadirkan kebahagiaan, rasa syukur, serta mempererat silaturahmi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Nafisah/Nabah)

















