MENJEMPUT BERKAH MILAD KE-28, YAYASAN AL-JIHAD SURABAYA GELAR SEMAAN AL-QUR’AN 7 MAJELIS

Surabaya – Dalam rangka Milad ke-28, Pondok Pesantren Mahasiswa Al Jihad Surabaya menggelar kegiatan Semaan Al-Qur’an bil Ghoib pada Sabtu, (18/04/2026) yang melibatkan seluruh santri tahfidz. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian milad yang sarat nilai spiritual sekaligus sebagai ikhtiar bersama untuk meraih keberkahan.

Kegiatan dimulai setelah pelaksanaan Ngaji Panguripan bersama Romo Yai Imam Chambali, dengan sambutan pembuka oleh Abah Syukron. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar melalui khotmil Al-Qur’an ini, Pondok Pesantren Al-Jihad semakin berkembang, serta para santri memperoleh ilmu yang bermanfaat dan penuh keberkahan.

Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan Surah Al-Fatihah oleh Romo Yai Imam Chambali. Selanjutnya, sebagai bentuk simbolisasi, dilaksanakan pemotongan tumpeng bubur oleh beberapa asatidz, diantaranya yaitu pemotongan oleh Ustadz Ikhwan diberikan kepada ketua pondok putra dan putri, Abah Nasir kepada Abah Jaelani, serta dari Romo Yai Imam kepada Abah Syukron.

Setelah rangkaian tersebut, acara dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh MC, yang kemudian disambung dengan tawassul yang dipimpin oleh Ustadz Muhaimin serta pembacaan Surah Al-Fatihah yang dikhususkan kepada para ahli kubur, khususnya nama-nama yang dikirimkan melalui amplop fidā’.

Pelaksanaan semaan Al-Qur’an tahun ini dibagi ke dalam tujuh majelis, yakni Masjid Putra, Ndalem Lama, Ndalem Baru (Gedung Abah Mugianto), Mushola At-Taubah, Mushola Al-Wahyu, Ruang Tasmi’, serta Ponpes Al Jihadul Azhar Tenggilis. Pada setiap majelis, santri yang mendapat amanah sebagai pentasmi’ yaitu Adhiswar Azizi, Nadhirotul Burdah, Hafna Ilmi Muhallah, Nasywa Fairuzah Qolby, Nafisa Dzatin Nuha, Zeda Imania, dan Naili Khoirotin Nisa’. Masing-masing pentasmi’ membacakan 15 juz Al-Qur’an secara bil ghoib, dengan didampingi oleh sekitar lima belas penyimak dan pembandrek yang membaca binnadzor 15 juz terakhir.

Kegiatan ini ditutup pada ba’da shalat Ashar dengan pembacaan doa khotmil Al-Qur’an oleh Ustadz Agus Rosyidi. Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Ikhwan selaku perwakilan yayasan turut menyampaikan sambutan penutup. Beliau berharap agar kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, melainkan juga sebagai ikhtiar rohani dan spiritual agar seluruh rangkaian Milad Al Jihad dapat berjalan dengan lancar.

Koordinator tahfidz putri, Wilda menyampaikan bahwa persiapan dilakukan sejak jauh hari. dan melibatkan seluruh Pengurus lintas divisi, karena merupakan bagian dari acara milad pondok. Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang murni menjadi agenda Pengurus Tahfidz. Ia berharap para pentasmi’ dapat memotivasi santri lain dalam meningkatkan kualitas hafalan mereka.

Ustadz Agus juga menjelaskan bahwa tradisi semaan dalam rangka Milad ini telah dimulai sejak Milad ke-16. Awalnya kegiatan hanya dilaksanakan di masjid, kemudian berkembang hingga tersebar di tujuh titik seperti saat ini. Beliau juga menjelaskan makna filosofis dari tujuh majelis. Angka tujuh, atau dalam bahasa Jawa disebut “pitu”, diharapkan menjadi simbol “pitulungan” (pertolongan) dari Allah Swt.

Sebagai penutup, beliau berharap Yayasan Al-Jihad terus menjadi tujuan umat, para pengasuh dan pengurus senantiasa diberikan kesehatan, serta para santri memperoleh ilmu yang bermanfaat dan kelak ketika terjun ke masyarakat dapat bermanfaat dan menjalani kehidupan yang terarah. (Rindu/Eni)

Bagikan

LIPUTAN KEGIATAN LAINNYA