BERSAMA SELAMATKAN NEGARA – EDISI 157 AGUSTUS 2020

Pada kesempatan kali ini, majalah DASA edisi 157 akan dikupas lebih lanjut tentang motivasi diri dalam bernegara dan hubbul wathon negara Indonesia, dengan judul “Bersama, Selamatkan Negara”.
ADA HAK MEREKA DALAM HARTA KITA – EDISI 156 JULI 2020

Pada kesempatan kali ini, majalah DASA edisi 156 akan dikupas lebih lanjut tentang bagaimana pentingnya berbagi dengan sesama, dengan judul “Ada Hak Mereka Dalam Harta Kita”.
GEJOLAK AKHIR ZAMAN – EDISI 155 JUNI 2020

Pada kesempatan kali ini, majalah DASA edisi 155 akan dikupas lebih lanjut tentang kemelut yang terjadi pada akhir zaman, dengan judul “Gejolak Akhir Zaman”.
RESOLUSI MENUJU PEMBENAHAN DIRI – EDISI 154 MEI 2020

Pada kesempatan kali ini, majalah DASA edisi 154 akan membahas bagaimana sebuah ikhtiar seseorang dalam menggapai self improvement atau upaya untuk meningkatkan kemampuan diri, dengan judul “Resolusi Menuju Pembenahan Diri”.
SUDAHKAH MENGESAKAN ALLAH – EDISI 153 APRIL 2020

Pada kesempatan kali ini, majalah DASA edisi 153 akan membahas tema yang layak untuk dikaji dan dijadikan sebagai muhasabah diri, dengan judul “SUDAHKAH MENGESAKAN ALLAH”.
AKU DAN SEGALA RENCANAMU – EDISI 152 MARET 2020

Pada kesempatan kali ini, majalah DASA edisi 152 akan membahas tema berjudul “AKU DAN SEGALA RENCANAMU”. Dalam rubrik utama akan dikupas lebih lanjut terkait garis takdir yang telah ditetapkan oleh-Nya khusus bagi hamba-Nya
SAHABAT YANG BERBAKTI KEPADA ORANG TUANYA

Di Negeri Yaman ada seorang pemuda bernama Uwais Al-Qarni. Ia adalah seorang yang terkenal fakir, hidupnya sangat miskin. Uwais Al-Qarni adalah seorang anak yatim. Bapaknya sudah lama meninggal dunia. Ia hidup bersama ibunya yang telah tua lagi lumpuh. Bahkan, mata ibunya telah buta. Kecuali ibunya, Uwais tidak lagi mempunyai sanak family sama sekali.
KISAH AMRU BIN TSABIT BIN WAQSY

Dalam kitab Sirah Nabawiyah yang berjudul, “as-Sirah an-Nabawiyah, `Ardhu Waqaai` wa tahlilu Ahdats”, Syeikh. Ali Muhammad Muhammad Shalabi menceritakan: ada sahabat yang hanya bermodal syahadat tulus kemudian ia berjihad hingga gugur syahid. Padahal ia belum sempat shalat apalagi melaksanakan rukun Islam yang lainnya. Amalannya terhitung sangat sedikit dan minim bila dibandingkan dengan sahabat-sahabat lain yang sudah masuk Islam. Namun lihat capaian yang diraihnya ia mendapatkan surga. Sahabat itu ialah Al-Ushairim. Nama aslinya `Amru bin Tsabit bin Waqasy.
NABI HANZALAH AS, PENAKLUK BURUNG RAKSASA ANQA’ SANG PEMANGSA MANUSIA

Pada zaman kerajaan Iskandar Zulkarnain, ada nabi bernama Hanzalah bin Shafwan, yang diturunkan ditengah-tengah kaum Raas, bani Isroil yang menjadi penyembah berhala. Nama kaum ini diabadikan di dalam Al-Qur’an surah Al-Furqan ayat 38.
NABI IDRIS AS, JARUM JAHIT, DAN IBLIS

Nabi Idris terkenal dengan kesalehannya. Beliau adalah keturunan keenam dari Nabi Adam. Beliau memiliki nama asli Ukhunuh. Nama Idris beliau dapatkan karena dengan tekun beliau mempelajari kitab-kitab Allah dan ilmu agama.
