Picture of Alfito Arya Kencana

Alfito Arya Kencana

Tim Redaksi Dasa Al-Jihad, Santri Ponpes Al-Jihad

SAHABAT YANG BERBAKTI KEPADA ORANG TUANYA

SAHABAT YANG BERBAKTI KEPADA ORANG TUANYA

Di Negeri Yaman ada seorang pemuda bernama Uwais Al-Qarni. Ia adalah seorang yang terkenal fakir, hidupnya sangat miskin. Uwais Al-Qarni adalah seorang anak yatim. Bapaknya sudah lama meninggal dunia. Ia hidup bersama ibunya yang telah tua lagi lumpuh. Bahkan, mata ibunya telah buta. Kecuali ibunya, Uwais tidak lagi mempunyai sanak family sama sekali.

KISAH AMRU BIN TSABIT BIN WAQSY

KISAH AMRU BIN TSABIT BIN WAQSY

Dalam kitab Sirah Nabawiyah yang berjudul, “as-Sirah an-Nabawiyah, `Ardhu Waqaai` wa tahlilu Ahdats”, Syeikh. Ali Muhammad Muhammad Shalabi menceritakan: ada sahabat yang hanya bermodal syahadat tulus kemudian ia berjihad hingga gugur syahid. Padahal ia belum sempat shalat apalagi melaksanakan rukun Islam yang lainnya. Amalannya terhitung sangat sedikit dan minim bila dibandingkan dengan sahabat-sahabat lain yang sudah masuk Islam. Namun lihat capaian yang diraihnya ia mendapatkan surga. Sahabat itu ialah Al-Ushairim. Nama aslinya `Amru bin Tsabit bin Waqasy.

KH. MARZUKI MUSTAMAR, ULAMA CERDAS, SEDERHANA DAN BERSAHAJA

KH. MARZUKI MUSTAMAR, ULAMA CERDAS, SEDERHANA DAN BERSAHAJA

KH. Marzuki Mustamar merupakan salah satu diantara sekian banyak Kyai dan juga tokoh Nahdhatul Ulama yang sangat kharismatik dan juga memiliki kemampuan keilmuan yang sangat luar biasa. Namun tingginya ilmu yang beliau miliki tak lantas membuat beliau menjadi seseorang yang congkak dan tinggi hati.

NABI IDRIS AS, JARUM JAHIT, DAN IBLIS

NABI IDRIS AS, JARUM JAHIT, DAN IBLIS

Nabi Idris terkenal dengan kesalehannya. Beliau adalah keturunan keenam dari Nabi Adam. Beliau memiliki nama asli Ukhunuh. Nama Idris beliau dapatkan karena dengan tekun beliau mempelajari kitab-kitab Allah dan ilmu agama.

SAHABAT YANG MEMBUAT RASULULLAH MENANGIS

SAHABAT YANG MEMBUAT RASULULLAH MENANGIS

Pada masa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, terdapat seorang sahabat bernama Abu Dujanah. Setiap usai menjalankan ibadah shalat berjamaah shubuh bersama Baginda Nabi, Abu Dujanah selalu tidak sabar. Ia terburu-buru pulang tanpa menunggu pembacaan doa yang dipanjatkan Rasulullah selesai.