RAMADHAN YANG DIRINDUKAN – EDISI 188 MARET 2023

Ramadhan Yang Dirindukan

Edisi kali ini spesial. Selain terbit di bulan suci bertepatan pula dengan milad Al-Jihad. Sungguh kebetulan yang semoga mengandung limpahan keberkahan. Milad Al-Jihad telah mencapai seperempat abad. Ibarat usia manusia lagi di fase mekar, bugar nan menawan.

MENJEMPUT TAMU ISTIMEWA – EDISI 187 FEBRUARI 2023

Menjemput Tamu Istimewa

Majalah Dasa edisi kali ini mengangkat tema “Menjemput Tamu Istimewa”. Tamu istimewa yang dimaksud adalah bulan Ramadhan. Sebelum memasuki bulan suci alangkah baiknya manusia berbenah diri salah satunya dengan bertobat.

ANTARA HARAPAN DAN KEPUTUSAN – EDISI 186 JANUARI 2023

Antara Harapan Dan Keputusasaan

Menyesuaikan nuansa tahun baru, Majalah Dana Sosial Al-Jihad mengangkat tema “Antara Harapan dan Keputusan”. Harapan yang dimaksud seperti doa-doa yang dilangitkan atas keinginan. Sedang keputusan berarti, langkah untuk membuat harapan menjadi nyata

KISAH AMRU BIN TSABIT BIN WAQSY

KISAH AMRU BIN TSABIT BIN WAQSY

Dalam kitab Sirah Nabawiyah yang berjudul, “as-Sirah an-Nabawiyah, `Ardhu Waqaai` wa tahlilu Ahdats”, Syeikh. Ali Muhammad Muhammad Shalabi menceritakan: ada sahabat yang hanya bermodal syahadat tulus kemudian ia berjihad hingga gugur syahid. Padahal ia belum sempat shalat apalagi melaksanakan rukun Islam yang lainnya. Amalannya terhitung sangat sedikit dan minim bila dibandingkan dengan sahabat-sahabat lain yang sudah masuk Islam. Namun lihat capaian yang diraihnya ia mendapatkan surga. Sahabat itu ialah Al-Ushairim. Nama aslinya `Amru bin Tsabit bin Waqasy.

NABI IDRIS AS, JARUM JAHIT, DAN IBLIS

NABI IDRIS AS, JARUM JAHIT, DAN IBLIS

Nabi Idris terkenal dengan kesalehannya. Beliau adalah keturunan keenam dari Nabi Adam. Beliau memiliki nama asli Ukhunuh. Nama Idris beliau dapatkan karena dengan tekun beliau mempelajari kitab-kitab Allah dan ilmu agama.

MELEMBUTNYA SINGA KEPADA NABI DANIAL AS

MELEMBUTNYA SINGA KEPADA NABI DANIAL AS

Suatu hari Raja Babilonia, Nebukadnezar bermimpi melihat sebuah patung raksasa. Patung itu berkepala emas, lengannya dari perak, tubuhnya dari tembaga, dan kakinya dari besi. Namun patung itu hancur berserakan hanya karena sebuah batu. Sang raja pun penasaran dengan mimpinya. Ia lalu mencari para penafsir mimpi di seluruh penjuru negeri. Namun tak ada satu pun yang bisa menafsirkannya. Singkat cerita, ia mengetahui seorang pemuda bernama Danial yang pandai menafsirkan mimpi. Dibawalah sang nabi ke hadapan raja.