REFLEKSI DALAM TRANSFORMASI – EDISI 204 JULI 2024

Dalam edisi kali ini, kami menerbitkan berbagai artikel menarik seperti wawancara seputar agama, amaliyah, berita seputar Al-Jihad.
MEMENUHI UNDANGAN SANG RABBI – EDIDSI 202 MEI 2024

Dalam edisi kali ini, kami menerbitkan berbagai artikel menarik seperti wawancara seputar agama, amaliyah, berita seputar Al-Jihad.
Bagian Sejarah Pengabdian Indonesia

Dalam sejumlah literatur sejarah, di penghujung abad ke-19, tepatnya pada tahun 1899, KH. Hasyim Asy’ari bangkit mendirikan ‘tratak’ (bangunan yang belum sempurna) berukuran sekitar 10 x 10 meter persegi di Kampung Tebuireng,
Perjuangan Islam di Era Modern

Perjuangan pada masa modern ini dapat dilakukan dengan berbagai cara yang mudah dan efektif, misalnya berdakwah melalui sosial media.
Ridha Adalah Senjata

Penjelasan tersebut memberikan pembelajaran mengenai ridha adalah senjata, Ulama-ulama Indonesia ini menunjukkan bahwa ridha bukan kelemahan,
Makrifat Buku Mahasiswa

Mahasiswa dan kampus menjadi titik nadzir kultur literasi. Mahasiswa tak lagi ribet mengurusi buku untuk menjadi pengiman buku.
MENELADANI SANG IMAM MUJTAHID

Tujuan beliau kembali lagi ke Baghdad adalah untuk mengembangkan dan menyebarluaskan mazhabnya. Selama berada di Baghdad, beliau berhasil menulis kitab dalam bidang Ushul Fiqih yang berjudul al-Risalah dan dalam bidang fiqih yang berjudul al-Hujjah atau yang lebih dikenal dengan mazhab Qadim. Beliau menghabiskan masa hidupnya di Mesir hingga wafat pada tahun 204 H
Èling dan Waspada

Maka, dalam penerapannya dua kata tersebut harus kita hubungkan dalam setiap kegiatan kita. Lakukan lah kegiatan dengan selalu awas dan waspada dengan selalu bertaqwa kepada Allah, pilahlah kegiatan yang tidak membuatmu bahaya dan melenceng dari agama agar hatimu selalu bersih. Melalui ketaqwaanmu kamu akan mendapat ketenangan batin dengan selalu mempercayakannya pada Allah dengan selalu berdzikir dalam setiap langkahmu.
Hati Jadi Penentu Akhlak Terpuji

Kyai Ahmad Anwar Zahid atau dikenal juga dengan Abah Anza lahir 11 Maret 1974 di Bojonegoro. Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Sabilunnajah sekaligus seorang pendakwah kondang asal Kanor, Bojonegoro.
Sosok Ulama Tawadhu dan Cerdas – KH. Dr. Idham Chalid

KH. Idham Chalid, semasa hidupnya dikenal dengan orang yang baik, memiliki kepribadian yang mampu menyentuh hati sanubari orang yang bertemu dengannya. Di mata guru-guru ia selalu menjadi perhatian utama, selain kesantunan dan ketawadhuan pada setiap sosok yang bernama guru. Untuk semua guru kita, Al-Fatihah.
