Bagian Sejarah Pengabdian Indonesia

Bagian Sejarah Pengabdian Indonesia

Dalam sejumlah literatur sejarah, di penghujung abad ke-19, tepatnya pada tahun 1899, KH. Hasyim Asy’ari bangkit mendirikan ‘tratak’ (bangunan yang belum sempurna) berukuran sekitar 10 x 10 meter persegi di Kampung Tebuireng,

Perjuangan Islam di Era Modern

perjuangan islam di era modern

Perjuangan pada masa modern ini dapat dilakukan dengan berbagai cara yang mudah dan efektif, misalnya berdakwah melalui sosial media.

Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

Memiliki keluarga yang harmonis merupakan dambaan bagi setiap pasangan yang membina rumah tangga. Kehidupan yang penuh ketentraman dan saling support merupakan fondasi utama dari keharmonisan tersebut.

Ridha Adalah Senjata

ridha adalah senjata

Penjelasan tersebut memberikan pembelajaran mengenai ridha adalah senjata, Ulama-ulama Indonesia ini menunjukkan bahwa ridha bukan kelemahan,

MENGHAYATI IBADAH SHOLAT

menghayati ibadah sholat

Yang paling sulit dalam sholat ialah menata hati. Jangan sampai ada perasaan mengenakan bacaan dan memanjangkan bacaan.

Makrifat Buku Mahasiswa

Makrifat Buku Mahasiswa

Mahasiswa dan kampus menjadi titik nadzir kultur literasi. Mahasiswa tak lagi ribet mengurusi buku untuk menjadi pengiman buku.

MENELADANI SANG IMAM MUJTAHID

Tujuan beliau kembali lagi ke Baghdad adalah untuk mengembangkan dan menyebarluaskan mazhabnya. Selama berada di Baghdad, beliau berhasil menulis kitab dalam bidang Ushul Fiqih yang berjudul al-Risalah dan dalam bidang fiqih yang berjudul al-Hujjah atau yang lebih dikenal dengan mazhab Qadim. Beliau menghabiskan masa hidupnya di Mesir hingga wafat pada tahun 204 H

Ikhtiar Menididik Anak Saleh dan Salihah

mendidik anak

Islam mengajarkan kepada umatnya untuk selalu berdo’a dalam setiap langkah. Oleh sebab itu, untuk menjadikan anak yang shaleh dan shalehah, kedua orang tua seyogyanya selalu berdo’a.

Jadilah Ibu yang Mengubah Dunia Anakmu

ibu anak

Peran ibu dalam pendidikan anak lebih utama dan lebih dominan daripada peran ayah. Hal ini perlu dipahami karena ibu orang yang lebih banyak menyertai anak-anaknya sejak seorang anak itu lahir, ibulah yang di sampingnya bahkan dikatakan bahwa pengaruh ibu terhadap anaknya dimulai sejak dalam kandungan.