Surabaya – Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Surabaya kembali menggelar Tasyakuran Haji Jamaah Haji Kota Surabaya Tahun 2026 dan Tabligh Akbar di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Ahad (19/7/2026). Mengusung tema “Mabrur Sepanjang Hayat”. Acara ini di hadiri oleh sekitar 2.500 jamaah haji dari 31 kecamatan di Kota Surabaya.Sebelum acara dimulai, hadirin disambut dengan lantunan shalawat oleh grup Riqqul Habib Al-Jihad Surabaya dan grup shalawat MTP IPHI Kota Surabaya. Acara resmi dibuka dengan pembacaan Al-Fatihah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ust. Ahmad Satun Al-Qawarir, M.H.I.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dr. KH. M. Syukron Djazilan, M.Ag., Ketua IPHI Kota Surabaya; Ir. H. Yatno, S.T., M.T., IPM., Ketua Panitia Tasyakuran Haji dan TablighAkbar; Drs. KH. Much Imam Chambali, M.M., Pengasuh Yayasan Al-Jihad Surabaya; Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I., Kepala Kemenag Nganjuk yang mewakili Kementerian Haji dan Umrah RI; H. Muslim, Kepala Kemenag Surabaya; Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ketua IPHI Wilayah Provinsi Jawa Timur; Nyai Hj. Sringatin; Hj. Mihmidati; Hj. Lucky Puspitorini, S.H.; serta para ulama, tokoh masyarakat, dan ribuan jamaah haji Kota Surabaya.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Ir. H. Yatno, S.T., M.T., IPM. mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang dihadiri para tokoh pemerintah, ulama, dan masyarakat. “Semoga seluruh jamaah senantiasa diberi keberkahan dan mampu menjaga kemabruran hajinya,” tuturnya.
Ketua IPHI Kota Surabaya, Dr. KH. M. Syukron Djazilan, M.Ag., dalam sambutannya mengajak jamaah melantunkan talbiyah sebagai ungkapan syukur atas kelancaran ibadah haji tahun 2026. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, donatur, dan sponsor yang telah mendukung kegiatan ini. “IPHI merupakan wadah silaturahmi para alumni haji sekaligus masyarakat yang akan berhaji. Ke depan, kami akan menyapa dan memperkuat pembinaan di seluruh cabang IPHI agar kepengurusan semakin maju dan membawa manfaat bagi umat,” ujarnya.
Mewakili Kementerian Haji dan Umrah, Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I. menyampaikan bahwa pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan haji bagi jamaah Indonesia. “Kami berharap pelayanan haji semakin baik dari tahun ke tahun, calon jamaah haji 2027 mulai mempersiapkan diri sejak sekarang, dan alumni haji 2026 mampu menjaga kemabrurannya,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Wali Kota Surabaya berpesan agar kemabruran haji tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, melainkan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. “Haji bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi awal untuk menjadi teladan dan terus menebarkan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan mauidzah hasanahyang disampaikan oleh KH. Much Imam Chambali. Beliau mengingatkan bahwa ibadah haji mengajarkan kesabaran sebagai bekal menjalani kehidupan. Menurutnya, setiap orang yang dipanggil berhaji telah ditakdirkan Allah untuk belajar menjadi pribadi yang sabar. “Niatkan semua karena mencari ridha-Nya dan istiqamahlah dalam beramal agar kemabruran tetap terjaga,” pesannya.
Dalam sesi wawancara, Ketua Panitia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ikhtiar dan pengingat agar nilai-nilai haji tetap hidup setelah kepulangan dari Tanah Suci. “Kemabruran tidak cukup dikenang, tetapi harus terus dirawat hingga akhir hayat melalui pengabdian kepada umat dan kontribusi nyata bagi kehidupan beragama dan sosial,” tuturnya. Acara ditutup dengan lantunan doa yang dipimpin KH. Muhammad Khoiron Syu’aib, mengiringi harapan agar Allah Swt senantiasa melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan bagi seluruh jamaah haji. (Nafisah)
















